Insourcing vs Outsourcing: Apa yang Terbaik untuk Pemasaran Digital Saya?

Categories: Uncategorized
No Comments

Untuk meningkatkan pemasaran digital , pertanyaan umum yang biasa muncul ialah alat terbaik apa yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pemasaran digital saya?

Ada dua sumber pemasaran digital yang bisa ditingkatkan oleh sebuah perusahaan atau seorang pengusaha , dua sumber itu ialah insourcing dan outsourcing, namun manakah yang akan berperan lebih maksimal untuk kebutuhan pemasaran?

Ada dua perspektif manfaat dari memanfaatkan dua sumber tersebut, pertama dari insourcing di mana sumber daya manusia bersumber dari dalam perusahaan atau karyawan perusahaan yang ditugaskan khusus untuk meningkatkan pemasaran.

Kedua, outsourcing yang dapat membantu memaksimalkan pemasaran digital seperti pekerja lepas atau freelancer dan pemilik biro iklan yang dapat memaksimalkan konten penjualan anda dengan bayaran yang bisa jadi lebih murah daripada biaya pengeluaran untuk karyawan anda setiap harinya.

Baik, mari kita cek seperti apa pemasaran digital outsourcing dengan insourcing itu sebenarnya.

Pemasaran Digital Outsourcing

Ketika membahas pemasaran, uang adalah hal utama yang akan jadi tujuan utama pembentukan strategi pemasaran produk atau jasa.

Semua bisnis pasti memiliki tujuan yang sama yakni diraihnya pendapatan yang tinggi dengan penjualan yang sebanyak-banyaknya, dan memaksimalkan sedikit waktu yang ada.

Merujuk pada itulah pekerja lepas atau jasa pembuat website online di luar struktur dibutuhkan untuk membantu meningkatkan pemasaran dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Freelancer dapat menghandle semua kebutuhan pemasaran perusahaan, demikian juga degan agen biro iklan, di mana dengan penghitungan biaya cepat bisa jadi lebih murah daripada biaya bulanan per karyawan di kantornya.

Sebab, freelancer tidak perlu dibayar gaji per bulan, juga tidak termasuk tunjangan, cuti berbayar, liburan, makan, dan transportasi.

Dengan demikian, perusahaan bisa mengalihkan biaya tersebut untuk kepentingan lain yang lebih besar seperti membayar jasa biro iklan yang akan membantu memaksimalkan penyebaran pemasaran ke tempat yang lebih luas, memungkinkan profitabilitas yang lebih cepat dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pemasaran Digital Dengan Insourching

Manfaat outsourching untuk pemasaran digital sebuah perusahaan sangat banyak tapi juga memiliki kelemahan, dan kelemahan itu bisa dijawab oleh insourching.

Manfaat besar dari memanfaatkan insourching sebagai sumber daya manusia yang melakukan pemasaran digital ialah tim internal ini akan tenggelam dalam budaya perusahaan.

Tim internal atau insourching akan selalu lebih mudah dihubungi, dikontrol, dan juga akan mudah ditemui karena akan bekerja di satu atap yang sama.

Agar tim internal sukses dalam melakukan pemasaran, yang harus dilakukan ialah menempatkan pemimpin tim pemasaran yang responsif pada segala macam situasi dan memiliki ide briliant untuk meningkatkan pemasaran produk dan jasa anda.

Di bawah kontrak kerja, mereka akan bekerja sesuai dengan standar operasional perusahaan.

Demikian perbedaan insourching dan outsourching, namun tahukah anda bahwa dewasa ini sumber daya outsourching seperti pekerja lepas, biro iklan eksternal menjadi lebih menguntungkan bagi perusahaan?

Selain karena dapat membantu menghemat anggaran perusahaan, outsourching juga lebih fleksibel, di mana mereka dapat bekerja kapan saja untuk mengisi kekosongan.

Misalnya saja seperti freelancer penulis konten, di mana mereka bisa menulis di tengah malam di saat karyawan anda sudah lelah untuk bekerja, pekerja lepas ini masih bekerja dan membuat website anda update menjadi lebih cepat dan lebih banyak.

Bila freelancer ini ditempatkan untuk memasarkan produk di media sosial, mereka juga sangat mengetahui kapan audiens internet aktif di internet.

Mereka bisa secara fleksibel mendekati audiens, karena mereka tidak bekerja di bawah tekanan waktu dan perhatian atasan dari meja kerja mereka.

Your Thoughts