Syarat Jasa Pengurusan Izin Sumur Bor

Syarat Pengambilan Air Tanah dan Jasa Pengurusan Izin Sumur Bor , Sumur bor atau deep well adalah salah satu jenis sumur yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan baik rumah tangga maupun industri.

Sumur

Sumur ini dibuat dengan mengandalkan alat berat dan dapat mencapai kedalaman hingga ratusan meter menembus tanah dan batuan.

Jenis sumur ini biasanya lebih banyak digunakan oleh industri untuk mendapatkan pasokan air yang lebih banyak dan berkualitas.

Tidak hanya untuk mendapatkan air, sumur bor juga biasa digunakan dalam dunia pertambangan untuk mendapatkan hasil tambang seperti minyak atau gas alam.

Meski demikian untuk kapasitas industri, pengambilan air tanah atau menambang dengan menggunakan sumur bor diperlukan surat izin dari pemerintah.

Ketahui manfaat sumur bor dan bagaimana cara mendapatkan surat izin untuk membuat sumur bor dan mengusahakan air tanah.

Manfaat Sumur Bor

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa sumur bor adalah jenis sumur yang dibuat dengan menggunakan alat berat atau bor yang menembus lapisan tanah dan batuan untuk mendapatkan air tanah maupun hasil tambang tertentu.

Sumur bor memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan sumur gali atau jenis sumur lainnya dimana sumur ini dapat mencapai kedalaman hingga ratusan meter di bawah permukaan tanah.

Dengan demikian, kualitas air tanah yang didapat juga lebih baik karena masih murni dan tidak terkontaminasi lingkungan luar yang kemungkinan telah tercemar.

Selain itu, sumur bor juga lebih efisien dan bisa mendapatkan lokasi sumur yang tepat tanpa perlu lahan yang luas atau tenaga yang lebih banyak.

Sumur
Syarat Jasa Pengurusan Izin Sumur Bor
Syarat Jasa Pengurusan Izin Sumur Bor

Dampak pengambilan air tanah

Air tanah adalah salah satu tujuan membuat sumur bor bagi para pelaku usaha dan industri.

Meski melimpah dan dapat memenuhi kebutuhan skala industri, pengambilan air tanah secara terus-menerus dan tidak sesuai dengan peraturan bisa memberikan dampak negatif baik bagi lingkungan maupun masyarakat.

Jika diambil dan dieksploitasi secara terus-menerus maka permukaan tanah dapat mengalami penurunan dan hal ini tentu membuat daerah pesisir akan tenggelam sedikit demi sedikit.

Selain itu, lapisan tanah juga akan semakin berongga dan membuat struktur tanah diatasnya amblas, tentunya akan berpengaruh pada bangunan yang berdiri di atas tanah termasuk fasilitas umum seperti jembatan dan jalanan.

Intrusi atau masuknya air laut pada rongga tanag juga bisa terjadi akibat air tanah yang diambil terus menerus sehingga air tanah tidak lagi tawar dan kadar garam menjadi lebih tinggi yang akhirnya tidak dapat dikonsumsi.

Oleh sebab itulah diperlukan perencanaan yang matang saat membuat sumur bor demi mendapatkan air tanah untuk mengurangi dampak negatif tersebut.

Surat izin pengambilan air tanah dengan sumur bor juga diperlukan agar para pengusaha tidak semena-mena dan ceroboh dalam menggunakan air tanah yang merupakan salah satu sumber daya alam yang penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Perlunya mengurus surat izin pengambilan air tanah

Jika Anda menggunakan air tanah untuk kepentingan usaha maupun industri, Anda perlu mengurus surat izin pengambilan air tanah sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah atau “PP Air Tanah” yang mengatur tentang keberadaan dan mekanisme pengelolaan air tanah yang didefinisikan sebagai air yang berada dalam lapisan tanah atau batuan.

Pendayagunaan air tanah juga diatus dalam Pasal 57 ayat (1) PP Air Tanah yang menerangkan bahwa pengusahaan air tanah merupakan suatu kegiatan penggunaan dan pengelolaan air tanah bagi usaha yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produksi, pemanfaatan potensi, media usaha dan bahan pembantu proses produksi.

Pengusahaan air tanah tersebut dapat dilakukan apabila air tanah yang ada di lokasi tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok pertanian serta rumah tangga masyarakat setempat.

Sebelum membuat sumur bor dan mengusahakan air tanah maka pengusaha wajib memperhatikan beberapa hal seperti rencana pengelolaan dan fungsi sosial air tanah serta kelestarian lingkungan sekitar.

Pengusahaan air tanah yang akan dilakukan juga mesti memperhatikan ketentuan yang termuat dalam Pasal 58 PP Air Tanah, yang menyatakan bahwa pengusahaan air tanah dilakukan setelah hak guna usaha air dari pemanfaatan air tanah telah dimiliki.

Hak guna tersebut diperoleh atas izin pemerintah daerah setempat.

Izin pengusahaan air tanah dapat diberikan kepada individu maupun badan usaha yang membutuhkan.

baca juga

www.sumurbor-murah.com/
https://sumurbor-murah.com/jasa-air-compressor/
https://sumurbor-murah.com/teknologi-water-jetting/
https://sumurbor-murah.com/memenuhi-kebutuhan-sumur-dalam-dengan-jasa-bore-hole-camera/
https://sumurbor-murah.com/jasa-perpanjang-perizinan-pengeboran-sipa-iupat/
https://sumurbor-murah.com/jasa-pengeboran-sumur-bor-dalam-water-deep-well/
https://sumurbor-murah.com/jasa-sumur-bor-murah-bekasi/
https://sumurbor-murah.com/jasa-sumur-bor-murah-karawang/

Syarat mengajukan surat izin pengambilan air tanah (SIPA)

Untuk mengambil air tanah demi kepentingan usaha atau industri, ada beberapa dokumen yang diperlukan, diantaranya adalah

– Surat permohonan yang didalamnya terdapat pernyataan kebenaran dan keabsahan dokumen dan

data di atas kertas bermaterai Rp 6.000

– Identitas Pemohon/Penanggung Jawab berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk WNI dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta fotokopi Kartu Kartu IzinTinggal Terbatas (KITAS) atau VISA / Paspor bagi WNA

– Surat kuasa di atas kertas bermaterai RP 6.000 dan KTP orang yang diberi kuasa, jika dikuasakaWN

– Fotokopi Akta pendirian dan perubahan (Kantor Pusat dan Kantor Cabang, jika merupakan badan usaha dan fotokopi SK pengesahan pendirian dan perubahan dari Kemenkumham, jika PT dan Yayasan, Kementrian, jika Koperasi, Pengadilan Negeri, jika CV beserta NPWP Badan Hukum

– Nomor Induk Berusaha (NIB)

– Neraca Penggunaan Air

– Hasil analisa kualitas air dari laboratorium yang telah teruji dan diakui oleh pemerintah

– Laporan pemakaian air tanah dalam 6 bulan terakhir.

– Fotokopi Laporan Pemakaian PDAM dalam 6 bulan terakhir

– Fotokopi surat ketetapan pajak pemakaian air tanah dalam 3 bulan terakhir

– Lembar perhitungan neraca kebutuhan pemakaian air dalam 12 bulan terakhir

– Surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp 6.000 yang menyatakan tentang pembuatan sumur resapan, pemanfaatan air tanah atau sumur pantek, pembuatan bak meter air yang layak dan mudah diperiksa untuk melindungi meter air tersebut.

– Lampiran data teknis sumur

– Proposal teknis yang dilengkapi dengan peta lokasi sumur dengan skala yang ditentukan dan

peta situasi topografi dengan skala 1:1.000 serta mencantumkan titik koordinat lokasi sumur dengan sistem geografis.

– Fotokopi Surat Izin Bor (SIB)

– Izin Pemanfaatan Air Bawah Tanah Sumur Bor terdahulu apabila hendak melakukan perpanjangan.

Menggunakan jasa pengurusan izin sumur bor

Mengurus semua dokumen untuk mendapatkan izin menggali sumur bor harus dilakukan dengan benar.

Anda harus memastikan bahwa semua dokumen yang dibutuhkan telah terorganisir dengan baik tanpa ada dokumen yang tertinggal.

Semua dokumen tersebut akan diajukan pada pemerintah setempat atau dinas terkait di daerah tersebut.

Biasanya izin akan diberikan setelah dokumen dianalisa selama kurang lebih tujuh hari sejak dokumen diserahkan.

Jika Anda kesulitan untuk mendapatkan izin sumur bor dan pengusahaan air tanah, atau tidak sempat untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan jasa pengurusan izin sumur bor.

baca juga

Dengan menggunakan jasa pengurusan sumur bor maka Anda tidak perlu repot untuk mengajukan semua dokumen tersebut dan mendatangi kantor pemerintah atau dinas terkait.

Jasa pengurusan izin sumur bor dapat membantu dan mempermudah pekerjaan serta menghemat waktu.

Meskipun demikian, Anda memang harus menyiapkan dana yang dibutuhkan untuk mengurus semua dokumen dan hal lain yang dibutuhkan untuk mendapatkan surat izin tersebut.

Your Thoughts

Sumur